Saya menyesal hari ini pakai rok lipit yang panjang, biasanya saya pakai rok selutut yah saya lupa cuci sedia baju saya, saya lagi malas saja.
seharusnya teman saya dan saya presentasi mengenai kenaikan biaya edukasi di indonesia, tetapi malang benar nasib dosen kami tidak bisa datang karena ambeiennya kambuh, semoga cepat sembuh ya pak.
karena jam siang lapang sekali kosongnya saya ke perpustakaan kampus saja, sebenarnya saya lapar sekali, tetapi karena saya telah memesan one shoot gelas baru jadi saya harus hemat nih, gelas one shot vodka itu saya pesan dari Belanda, nanti saya mau pakai buat minum vodka di kosan. sampai mabuk.
tugas-tugas sudah menumpuk memang, tapi selalu saya selesaikan dengan baik, baik bukan berarti beres haha. ah sudahlah saya lebih banyak mencatat dan melupakan, apa sih maunya saya ? saya hanya ingin mewarnai rambut saya dengan warna hijau emerald dan berenang di laut akhir semester ini.
"lokernya habis neng" si bapak penjaga perpus
"titip di bapak aja deh, buku-buku doang kok" saya merayu
saya sebenarnya ga bisa merayu, tapi hari ini harus!
"ga bisa dong neng, tunggu aja nanti juga ada yang kosong, bentar lagi deh neng" si bapak keukeuh.
"ah bapak penting nih pak pliiiiiis" saya centil gitu, siapa tahu libidonya mendukung saya.
"ya sudah sini, nanti setengah jam lagi balik kesini ambil kunci loker yang kosong"
tuh kan!
dasar saya ga bawa celana ganti jadi agak ribet gitu ke lorong buku-bukunya, ga nyaman tapi yah demi dia saya rela, oke kita ke bagian literature bahasa inggris.
I eat dish
you walk passed
done
engga jelas ya maksud si penulis apa, tp saya mengerti, mengerti untuk saya sendiri tepatnya, saya suka itu dan saya rasa saya sedikit egois. hmmm saya lagi keranjingan menyalin puisi-puisi lama ini, puisi-puisi ini di tulis oleh negro amerika sana, saya suka saja sih, masbuloh? basalah muat eloh?
hihi...
eh ada dia ...
.... oke hmmm meuni serius kitu.
dia lagi baca bukunya Adam Smith, tuh kan bener anak kelas ekonomi, trus dia lagi baca teorinya Cumnibus, siapa itu saya ga kenal. dia sendirian. oke biasanya sama si gondrong angker itu. kemana ya drong?
oke sebagai gadis yang biasa aja ini kesempatan dong, jadi ambil satu buku trus duduk di sampingnya!
-ambil satu buku Jimm Black
-rapihin rambut
-periksa rok (siapa tau saya tembus)
-benerin make up
-percaya diri.
oke beres,
"disini kosong kak?" deg-deg-deg
"kosong"
oke kita batja bukunya saja ya saudara, hmm
"KANCIANG!"
bukan.. bukan dia yang se kasar itu tapi saya yang teriak, plis deh bong, jobong.
"kenapa?" dia yang di sebelah nanya. wiw
"eh tembus"
bitch!
"eh?!"
dia kaget juga ternyata.
"maksud gue ini bukunya Edward Tembus, tuh liat hihi gue salah ambil"
biar keliatan soplasticathed betet gitu jadi gueh elooh aja saya, abis dia potongan gaul bang, mas, sis. plis saya juga manusia.
"oh tembus itu haha" dia ketawa ih meuni lucu pake behel kok warna merah toh, cabek.
"gue nitip ya mau ambil lagi heee" saya nyengir culun.
"sok atuh"
ih kok sok, yaudah sambil rok ini berkibar tak gentar, saya ambil buku yang benar dan saya buru-buru kembali, bitch ini waktunya si betty la bengak!
hmm ternyata dia homo, dia lebih mesra sama Adam Smithnya, hmm dia sibuk banget ternyata yasudah saya cuma liatin sebentar trus saya juga mesra sama buku saya, salin menyalin.
I even kissed once
Lick, wet,
I kissed once even droll
buku ini pengen saya lempar, grammairnya kacau dan yah ternyata ada yang pernah menulisnya tapi saya suka. saya masih serius.
eeh...
hmmm..
eh lolok eeh loolook
hmmmm wangi....
ini kan wangi Eternitynya Calvin Klein bukan yak, duh wangi macho siapa ya, wah tahu-tahu hidung saya kesamping, ke dia.
"CK?"
"eh?!"
kenapa dia kaget gitu sh ah ga asik deh kamu
"Calvin Klein?"
"Oh iya, hihi nyengat kitu ?"
"heee wangi mantan bapak saya heee"
"maaf jadi ga bisa move on ya?"
"mantan bapak kak hehe"
"EH?!"
dia kaget lagi deh udah tiga kali nih, nanti aku traktir es krim kalo kaget lagi.
kami diam, dia masih gusar sama Adam Smithnya, saya masih gusar sama bau CKnya, hihi saya ga serius kok itu wangi mantan Bapak saya.
"Eh!" dia kaget lagi berarti fix saya harus beliin es krim.
"gue nitip lagi ya mas"
"oke"
jadi gue ke lounge kampus, kebetulan ada es krim kopi, ya deh saya yang teraktir kamu mas, mas harapan atas keperawanan bibir atas sama bibir bawah saya ini, ahahhaa aduh saya gelo.
"es krim kopi nya double ya mas"
"oke, satu gelas nih?"
"kalo saya es krim cokelat, triple porsi"
"neng ga takut gemuk"
"ah mas, bisa aja"
"sepi ya neng,"
"iya mas, nanti malam rame kok,"
"sama hantu hayoh!"
"sama saya lagi bugil, makasih ya mas"
si pegawai lounge bengong.
eh garcon dia lagi diam merenung gitu, ayoleh kita santap saja, hibur aku
"gue beliin es krim nih mas"
"eh!" ish!
"ma-ka-sih tepatnya mas hihi"
"eh iya makasih hee sori kenapa ya?"
"dari tadi mas kaget melulu, jadi ya saya beliin es krim kopi aja, siapa tahu mas emang ngantuk"
"oh iya hehe, anak sastra inggris ya?"
"heumm? " sambil menyantap es klim cokelat
oh dia memperhatikan saya dari tadi? puji tuhaaaan... saya gembira, saya hepi
------------------------------------------------------------------------------
bukan, dia liat buku saya pas saya beli es krim tapi ah dia kumisan tauk!
tapi justru itu.
"oh bukan, gue jurusan teknik, for sure"
"wow teknik apa nih?"
exhale
"teknik merajut hati kamuuu"
mampus dia bakal ilfilin upil saya!
"ahahaha serius dong"
"abis mas dari tadi serius banget sama mas Adam"
"A-adam?"
"Adam Smith mas hee yang di baca malah ga tau "
"Ohhh, ahahaa iya gue lg riset"
"skripsi?"
"tesis"
"fuck you mas fuck meh"
"loh?"
"S2?"
"aha!"
"masih muda gini mas?"
"gue cerdas, akselerasi tiga kali "
Asik ni mas mas percaya diri banget! modal utama, ah saya ...
"hebat, beneran? "
"bener!"
ouch okay
---
"lo jadi jurusan apa ?"
"teknik" saya tetep kalem
"cewek gini?"
"saya kuat mas hehe"
"beneran?"
"bener!"
-----
"teknik arsitektur mas hehe"
"ohh. saya kira anak literatur, kamu kan biasa duduk di kelas F"
eh lolok eh bodong...
tuh kan beneran dia memperhatikan gue! eh saya !, puji tuhaaaaan.
"ciye mas hapal sama saya"
"iya dong hapal, secara kamu mukanya pasaran"
anjing .
"bercandaaah ahahaahha"
"kok gitu sih mas, merasa dirinya cakep ya dih tjuih"
"lah kalo ga cakep, kamu ga bela-belain duduk di samping saya kan?"
"yah kan rame mas, jadi ini kosong ya pantat saya pegel pengen nemplok"
"hahahah hei ini sepi gini."
"rame ah mas, tuh ada mbak kunti, ada poci, gitu gitu"
"anjir,!"
"ciye mas macho gini takut, bohong kok"
"ahahahaha sialan lo"
"hee jadi tesis nih mas ?"
"hmm"
"hmm"
"gue boleh dong kenalan sama mas.?"
"wah ga boleh, nanti aja ya kenalannya"
"kok gitu?"
"ahahha iya, Adit"
"ah namanya pasaran"
"leh katanya mau kenalan, komplain aja"
"gue, Kismis"
"oh iya udah gue duga"
saya diam sebentar, kenapa ya jadi ngobrol segampang ini .???
"kenapa emang mas?"
"pantes mirip upil kelinci"
"fuck you mas"
"ahahaha kasar lo"
"hmm"
"beneran S2 mas ?"
"iya... nih liat Ktm gue deh"
"eh iya..."
bukan saya kecewa sih dia udah S2, tapi ya saya kok merasa kalah banget, ah saya suka tapi apalah kata ani tentang amboinya mangga, saya udah lancar gini ngobrolnya, ini demi bibir bawah.
"gue pusing, hehe jadi mesra deh sama Adam, ini enak banget es krimnnya makasih ya"
"hmm kembali kasih"
"ahaha"
"suka ya sama gue mbak?"
"eh iyaa!"
saya tipe tipe orang yang to do point! to do tod to the!
"tuh kan gue emang ganteng."
"disini harusnya adegan lo nembak gue mas hihi"
"yah ngarep"
"plis.., eh lo udah beristri ya?"
"ahaha "
jadi seharian sampai malam perpus di tutup saya sama Gregorius Aditya Pradana ini ngobrol, entah saya jadi ringan aja dan sampai kami makan malam di restoran jepang yang baru di buka di jalan kukuruyuk. sashiminya enak banget, dan yah hepi deh saya, apalagi saya pakai rok berkibar-kibar gitu kan bong!
yah dia antar saya sampai kosan, sama es krim coklet large box gitu hihi
"hehe kis, makasih ya udah lepasin gue dari Smith"
"besok ke Orange Hall mas?"
"kelas M"
"yaayyy!"
No comments:
Post a Comment